by

PNS Ditemukan Tewas di Kebun Karet

-Hukum-182 views

Foto: Kondisi Korban Yang Ditemukan Warga Tergeletak Tak Bernyawa di Kebun Karet Miliknya di Desa Nyandang Kecamatan Kapuas, Senin (01/07/2019) malam.

SANGGAU – Warga Desa Nyandang Kecamatan Kapuas sontak heboh dengan ditemukannya sesosok jasad yang tergeletak di kebun karet desa Nyandang, Senin (1/7) malam. Disamping jasad yang kemudian diketahui tidak bernyawa itu, ditemukan seutas tali rapia dan racun rumput. Kapolres Sanggau melalui Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP. Haryanto, SIK kepada wartawan, Selasa (2/7/2019) pagi membenarkan peristiwa tersebut.

“Iya memang benar telah terjadi peristiwa yang diduga bunuh diri di salah satu kebun karet di Desa Nyandang,” kata Kasat.

Kasat membeberkan, identitas korban diketahui bernama Ardi (56) dengan alamat jalan Mungguk Badang Gg Mandiri 1 RT 021, RW 007 Kelurahan Beringin Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau.
“Korban ini PNS yang berprofesi sebagai guru,” jelas Kasat.

Kronologis kejadian disampaikan Kasat bahwa pada hari Senin tanggal 01 Juli 2019 sekira jam 06.30 Wib, korban memberitahukan kepada isrinya akan mengambil gaji dengan menggunakan motor sendirian dengan keadaan handphone korban di tinggal dirumah jalan Mandiri I Mungguk Badang.
“Sekira jam 18.00 Wib, istri korban menelpon adiknya yang bernama Loren dan Adin untuk meminta tolong mencari korban di kebun milik korban yang ada di Desa Nyandang Kecamatan Kapuas. .Sesampainya dikebun milik korban Loren dan Adin menemukan sepeda motor korban tetapi tidak menemukan korban,” ungkap Kasat.

Setelah itu, lanjut Kasat lagi, Loren dan Adin menelpon Titus untuk minta bantuan orang kampung Nyandang guna membantu mencari korban dan istri korban menyusul ke Desa Nyandang.
“Setelah dicari bersama dengan warga kampung Nyandang, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam keadaan terbaring di tanah di kebun karet milik korban,” cerita Kasat.

Memdapati informasi tersebut, Piket fungsi Reskrim bersama dengan Tim Polsek Kapuas yang dipimpin Kapolsek Kapuas IPTU. Sri Mulyono langsung ke TKP dimaksud. Sesampai di TKP, tim melakukan pengecekan.
“Disekitaran korban ditemukannya 1 botol yang diduga berisi racun rumput yang digunakan oleh korban untuk melakukan bunuh diri dan juga seutas tali,” beber Kasat. Korban selanjutmya dibawa ke rumah sakit MTh. Djaman. Hasil Visum et Repertum terhadap korban tidak ditemukan tanda – tanda bekas kekerasan.
“Untuk faktor penyebab korban melakukan bunuh diri masih dalam penyelidikan kita,” pungkas Kasat.

Sumber: IDR

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed