by

Marsela Hernikola: Ini Perbedaan Jaringan dan Jejaring Puskesmas

-Orkes-57 views

LANDAK – Marsela Hernikola, SKM Kasi Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan Peningkatan Mutu Dinas Kesehatan Kabupaten Landak mengatakan, struktur Puskesmas sesuai Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 75 Tahun 2014 dikenal dengan jaringan dan jejaring Puskesmas.

Kedua jenis layanan tersebut memiliki perbedaan, namun masih ada sebagian belum mengetahuinya.

“Dalam rangka meningkatkan aksesibilitas pelayanan, Puskesmas didukung oleh jaringan pelayanan Puskesmas dan jejaring fasilitas pelayanan kesehatan,”ungkap Marsela Hernikola, SKM Kasi Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan Peningkatan Mutu Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Sabtu (2/11/2019) di Landak.

Ia menuturkan, jaringan pelayanan Puskesmas sebagaimana dimaksud tulisan di atas terdiri dari Puskesmas pembantu, Puskesmas keliling, dan bidan desa. Jejaring fasilitas pelayanan terdiri atas klinik, rumah sakit, apotek, laboratorium, dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

Jaringan adalah Fasilitas pelayanan terdiri dari Puskesmas Pembantu, Puskesmas Keliling, dan Bidan Desa.Pengelolaan pelayanan, sarana prasarana dan ketenagaan masih merupakan bagian dari kewenangan puskesmas.Hubungan kerja dalam bentuk vertikal, artinya bahwa jaringan puskesmas bertanggungjawab kepada kepala puskesmas.

Sedangkan Jejaring Fasilitas pelayanan terdiri dari Klinik, Rumah Sakit, Apotek, Laboratorium, dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Lainnya. Pengelolaan pelayanan, sarana prasarana dan ketenagaan bukan bagian dari kewenangan puskesmas.

Hubungan kerja dalam bentuk horizontal, artinya jejaring puskesmas melakukan hubungan kemitraan dengan puskesmas sehingga di puskesmas harus ada pengelola yang bertanggungjawab atas kemitraan tersebut.

Dalam kegiatan pertemuan penguatan Jaringan dan Jejaring Faskes yang dilaksanakan diaula Dinas Kesehatan Kabupaten Landak pada hari jumat , 1 November 2019 , acara dibuka oleh Plh.Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Susi, SKM., MM.

Peserta yang hadir adalah Kepala Puskesmas dari 16 Puskesmas yang ada diwilayah kerja Dinas Kesehatan kabupaten Landak, Para Pemilik Klinik ( baik Swasta, TNI ,dan POLRI ), dokter- dokter Penanggung jawab klinis dari beberapa Klinik Pratama dari beberapa perusahaan swasta dan pemilik Apotek.

Salah satu tujuan dari Kegiatan Penguatan Jaringan dan Jejaring Fasilitas Kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran semua Tenaga Kesehatan, para pemilik Fasilitas kesehatan, mau pun Penanggung jawab Klinik, dan Praktik Mandiri.

Kegiatan ini diharapkan mampu membawa hasil yang lebih nyata dalam kerja nyata dilapangan, meningkatkan kesadaran tentang pentingnya Izin yang wajib dimiliki oleh setiap Fasilitas Kesehatan dan Izin tenaga kesehatan yang bekerja didalamnya, pentingnya pencatatan dan pelaporan pasien yang berkunjung/berobat.

Juga Meningkatkan kesadaran dari semua organisasi profesi terkait, untuk menyadarkan dan mengingatkan kepada para anggotanya untuk selalu mentaati kode etik profesi berdasarkan regulasi yang berlaku.

“Hasil akhir yang diharapkan adalah semua Jaringan dan jejaring Faskes yang ada di Kabupaten Landak akan lebih tertib, dan teratur serta memiliki Izin Operasional dan izin kerja/Izin Praktik,”ulas Marsela Hernikola.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed