by

Semoga Akreditasi Puskesmas Semata Nilai Terbaik

-Orkes-87 views

LANDAK – Kadis Kesehatan Landak melalui Kabid Kesehatan Masyarakat Adriana Lisnawati,S Si ,Apt mengucapkan selamat datang kepada Tim surveyor Akreditasi FKTP Puskesmas Semata dari Komosi Akreditasi Puskesmas Kementerian Kesehatan RI DR. Suprapto, S.Pd., S.Kp., MM., surveyor Bidang UKM selaku Ketua Tim Surveior, dr. Dien Ernawati, M.Kes. Selaku Surveyor Bidang UKP dan dr. Sophiati Sutjahjani, M.Kes., selaku Surveyor Bidang Admen.

Adriana Lisnawati menjelaskan, wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Landak memiliki 16 Puskesmas, yang sudah terakreditasi ada 8 Puskesmas yaitu Puskesmas Mandor terakreditasi Dasar. Puskemas Karangan terakreditasi Dasar. Puskemsas Senakin terakreditasi Dasar. Puskesmas Meranti terakreditasi Madya. Puskesmas Menjalin terakreditasi Dasar. Puskesmas Darit terakreditasi Dasar. Puskesmas Simpang Tiga, terakreditasi Madya dan
Puskesmas Ngabang terakreditasi Madya.

“Terdapat 3 Puskesmas terakreditasi Madya dan 5 Puskesmas terakreditasi Dasar,”ungkapnya.

Pada tanggal 9 – 12 Oktober 2019 yang lalu telah dilaksanakan survei akreditasi perdana di Puskesmas Sompak dan Kuala Behe dan sedang menunggu hasilnya, semoga lulus sesuai dengan yang diharapkan.

Ada 3 Puskesmas sudah terjadwal untuk diakreditasi di bulan November yaitu 2 Puskesmas Re-Akreditasi (Puskesmas Mandor dan Karangan) dan 1 Puskemas Akreditasi Perdana yaitu Puskesmas Serimbu, dan Diawal bulan Desember ada 2 Puskemas yang akan disurvei akre perdana.

Sampai dengan penghujung tahun 2019 total ada 6 Puskesmas di Kabupaten Landak yang di survei akreditasi dan sisanya 2 ( dua ) puskesmas akan di survei pada awal tahun 2020. ( hal ini dikarenakan Puskesmas sedang di bangun / rehab total ).

“Harapan kita bersama. Dengan adanya akreditasi maka pelayanan di fasilitas kesehatan dapat lebih baik dan berkualitas, hal ini sesuai dengan peraturan Menteri Kesehatan Nomor 46 Tahun 2015 bahwa Puskesmas, klinik pratama, tempat praktik mandiri dokter wajib terakreditasi,”tuturnya. 

Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 bahwa setiap Puskesmas wajib untuk diakreditasi secara berkala paling sedikit tiga tahun sekali.

Akreditasi merupakan persyaratan mutlak dalam bekerjasama dengan BPJS. Sertifikat akreditasi merupakan persyaratan wajib
yang harus dipenuhi oleh setiap FKTP yang melayani Program JKN-KIS.

Adriana Lisnawati berharap Lintas Sektoral terkait di Tingkat Kecamatan Ngabang, Khususnya yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Semata, seperti Camat, Kapolsek, Danramil, Para Kepala Desa, Kepala Sekolah, Tokoh Masyarakat dan Kader Posyandu diharapkan untuk dapat saling bekerjasama untuk membangun Kabupaten Landak, khususnya Kecamatan Ngabang dalam bidang kesehatan.

Kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan dan Puskesmas saja, namun menjadi tanggung jawab bersama, antara Pemerintah, swasta dan masyarakat sesuai dengan perannya masing-masing.

“Kepada Kepala Puskesmas Semata beserta seluruh staf, saya ucapkan selamat menjalani survei Akreditasi Puskesmas, semoga kegiatan Survey akreditasi ini dapat berjalan lancar dan dapat mencapai hasil yang terbaik juga,”tegasnya.

Semoga mutu dan kinerja Puskesmas Semata semakin lebih baik dan berkesinambungan, bukan sekedar penilaian untuk mendapatkan sertifikat akreditasi. Mudah mudah hasil Survey akreditasi di Puskesmas Semata kali ini mendapat sertifikat kelulusan yang terbaik atau paripurna.

Sementara itu, Marsela Hernikola, SKM Kasi Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan Peningkatan Mutu Dinas Kesehatan Kabupaten Landak mengucapkan terima kasih kepada semua panitia yang sudah menjalankan tugasnya dengan baik sehingga kegiatan di Puskesmas Semata terlaksana dengan baik.

“Kita juga berharap, semoga akreditasi Puskesmas Semata mendapat nilai terbaik,”harap Marsela Hernikola.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed