by

Pengamanan Bansos, Kapolda dan Gubernur Kalbar Siap Laksanakan MoU

-Seremoni-1,176 views

PONTIANAK – Upaya, cara, dan stabilitas terus menerus digalakan Kepolisian Republik Indonesia. Mengapa demikian? Tentu hal ini dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, maka institusi Kepolisian pun terus membangun sinergitas, dan kerjasama dengan berbagai lembaga. Salah satunya adalah menjalin kerjasama dengan Kementrian Sosial (Kemensos).

Melalui Video Conference, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH dan Gubernur Kalbar yang diwakili Plh Sekda Prov. Kalbar, Syarif Kamaruzaman beserta jajarannya dapat menyaksikan pelaksanaan penandatanganan Nota Kesepahaman bersama antara Polri dan Kemensos, pada Jumat, 11 Januari 2019, yang dipusatkan Puldalsis Mabes Polri.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama ini mengenai bantuan pengamanan dan penegakkan hukum pada pelaksanaan penyaluran bantuan sosial.

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH beserta Pejabat Utama Polda Kalbar menghadiri kegiatan Vicon yang dilangsungkan di ruang Graha Khatulistiwa Mapolda Kalbar, sedangkan para Kapolres/ta jajarannya nenyaksikan di Mapolres masing-masing.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan penandatanganan MoU bersama antara Polri dan Kemensos ditandai dengan pembacaan MoU dan penandatangan yang dilakukan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dan arahan terkait program-program pada penyaluran bantuan sosial oleh Kemensos, Kapolri dan Ketua Komisi VIII DPR RI.

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dalam sambutannya berharap, agar anggaran yang diperuntukan untuk masyarakat bisa tepat sasaran, tidak bocor dan tidak menyimpang sehingga apa yang disalurkan betul-betul sampai kepada tangan yang tepat, dan yang terpenting masyarakat paham dengan kegiatan yang diselenggarakan.

“Data penyerahan bantuan harus betul-betul akurat agar tidak menjadi bumerang maupun kericuhan hanya karena bantuan yang di salurkan tidak tepat sasaran,” tutur Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Kemensos kepada Polri dalam mensukseskan program penyaluran bantuan sosial kepada seluruh masyarakat yang kurang mampu guna peningkatan kesejahteraan.

“Insha Allah kami akan memberikan pelayanan maksimal demi pengabdian kepada bangsa dan negara,” kata Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Ketua Komisi VIII, Ali Taher, dalam sambutannya mengatakan, untuk menyukseskan program ini dibutuhkan integritas yang cukup yaitu amanah dan tanggung jawab.

” Saya kira eksistensi Polri saat ini bisa mewujudkan hal tersebut,” ujar Ketua Komisi VIII, Ali Taher.

Di akhir kegiatan tersebut, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita menyebutkan ada program bakti sosial unggulan yang akan dilancarkan yaitu ‘Kampung Siaga Bencana’. Dimana kegiatan ini, menjadi salah satu program yang di prioritaskan guna mengantisipasi daerah yang memiliki kerawanan dan kerentangan.

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH bersama Plh Sekda Prov. Kalbar Syarif Kamaruzaman usai kegiatan vicon menjelaskan, penandatangan MoU bersama yang telah dilakukan untuk mengawal dan memastikan penyaluran bantuan sosial bisa tepat sasaran.

”Jika dalam pelaksanaan ada penyimpangan, maka akan di proses,”ujar Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH menegaskan, program tersebut bukan sekadar menjalankan. Namun, amanah yang musti dijalankan sungguh-sunguh.

“Ini demi kemaslahatan umat,” tutur Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.

Pada kesempatan itu juga, Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Didi Haryono menyampaikan kepada seluruh jajarannya untuk menjadikan atensi dalam membantu pengawalan dan pengawasan bantuan sosial yang akan dilaksanakan di kewilayahan.

“tentunya kita harus mempersiapkan diri terutama aspek pengamanan, kelancaran, hambatan dan sebagainya dapat diatasi jauh hari sebelum bantuan akan turun ke provinsi Kalimantan Barat,”.

“Para Kapolres silahkan nanti berkoordinasi dengan Pemda Kabupaten Kota untuk memetakan daerah-daerah yang ada di 174 Kecamatan dan juga 2.031 Desa ditambah 99 Kelurahan, ini harus dipetakan saya yakin pasti ada warga masyarakat kita yang kurang mampu sehingga pendistribusian tadi tentunya harus sampai sasaran,” ujar Kapolda

“Disamping memetakan sasaran tadi, tugas kita juga memetakan jalur pendistribusian juga harus bisa memetakan tempat-tempatnya, misalnya digudang-gudangnya harus benar-benar aman, ada program KSB (Kampung Siaga Bencana) di daerah kita ada empat bencana yakni banjir, longsor, puting beliung, dan kebakaran hutan dan lahan. Tolong dipetakan benar-benar para Kapolres agar amanah yang diberikan kepada kita dapat kita jalankan sebaik-baiknya,” tutupnya.


[ informasi di atas ditulis, diramu, dikemas oleh Kepala Urusan Liputan Produksi Dokumentasi (Lipprodok) Humas Polda Kalimantan Barat, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Cucu Safiyudin S.Sos SH MH ]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed